Emak,
cukup kau keluarkan air mata itu
aku tak ingin melihatnya berangsur semerah darah
sayap ini masih mampu menjejak angkasa luas
aku masih juga terbang bersama si Alap-alap
besok kubawakan cinta
masih seperti dulu meskipun tak sebesar cintamu
aku masih anakmu yang pernah ngompol waktu kau gendong
sama seperti waktu nangis karena lapar
tidak,
tak akan kuserahkan hidupku pada facebook, twitter atau google
tak perlu iri pada hebohnya dunia karena ari-ariku masih tertanam di halaman depan rumah
aku aman bersama malaikat wujud do'amu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar